Alhamdulillah,,,,
Setelah menyelesaikan sebagian kerjaan, saya menyempatkan membuka yahoo messenger. Suasana hati saya saat itu sedang tidak menentu, antara kesal, marah, dan ragu karena diharuskan menyelesaikan tugas mencari referensi yang saya anggap terlalu mudah. Cukup buka knowledge management system perusahaan saya yang desainnya sudah seperti google, ketik keyword yang diinginkan, buka2, dan pilih yang relevan dengan topik project. Saya berpikir tidak perlu lulus kuliah untuk mengerjakan hal seperti ini (:-p).
Oya, kembali ke YM itu. Seorang teman saya, Nocky, memasang status YM-nya dengan tulisan ”Alhamdulillah….” Saya tertarik dengan statusnya itu lalu bertanya apa maksud statusnya tersebut. Apakah baru saja ada kejadian yang membahagiakan dirinya? Mendapat hadiahkah? Ulang tahunkah? Baru mendapatkan pacar kah? Siapa tahu saya bisa ikut ditraktir hari itu heheheh..
Ga disangka jawabannya, ”Ga Zik, gw Alhamdulillah buat semuanya di hari ini, kemarin, dan besok,,,,,”
Ga tau kenapa saya lemes setelah melihat jawabnnya itu. Membandingkan teman saya itu dengan diri saya yang hari itu terus menggerutu dan menganggap sepele kerjaan saya. Saya setuju dengan pendapat salah seorang teman saya bahwa skill bersyukur sulit dipraktikan. Hehhehehe
Hari ini aja masih menggerutu tenatang kerjaan. Oh Nocky tolong ajarkan saya,,,, hehehhehehehehe
setuju. sometimes ya zik dengan apa yang kita miliki, kita merasa tidak cocok memperoleh amanah yang kadarnya lebih rendah dari kemampuan kita. tapi kadang pernah kah terpikir bahwa itu adalah salah satu rezeki dari Allah bagi kita untuk menarik napas sebentar untuk kemudian diberikan amanah lain yang lebih wah. justru ketika kita diberi amanah yang “ecek-ecek” itu, secara tidak langsung kita dikasih hadiah dan ujian. bisa gak kalo yang gampang gini? apa kita akan menolak? apa kita akan riya? apa kita malah akan menyombongkan potensi kita?
seperti katamu dulu. di mana pun kita berada dan apapun itu, tetap itu adalah belajar. keep on your spirit, zik!
cheers,